Categories
Berita Event

SMART-W2V TUMI: Model Teknologi Tepat Guna Berbasis Sistem Informasi dan Strategi Bisnis Digital dalam Pengelolaan Limbah Kotoran dan Urine Ternak pada Kelompok Wanita Tani Desa Tumiyang

Tumiyang, Kebasen, Banyumas – Upaya peningkatan produktivitas peternakan sekaligus pengelolaan lingkungan berbasis teknologi terus dilakukan di Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Melalui program SMART-W2V TUMI (Smart Waste to Value Tumiyang), tim pelaksana bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Tumiyang menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan implementasi model teknologi tepat guna berbasis sistem informasi dan strategi bisnis digital dalam pengelolaan limbah kotoran dan urine ternak.

Kegiatan yang diikuti oleh 41 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah peternakan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Program ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek teknologi, kewirausahaan, dan keberlanjutan lingkungan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai potensi limbah ternak yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kotoran dan urine ternak yang sebelumnya menjadi sumber pencemaran lingkungan diperkenalkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik cair dan pupuk organik padat yang memiliki nilai jual tinggi bagi sektor pertanian.”Sebagai bentuk dukungan teknologi tepat guna, tim pelaksana menyerahkan dan mendemonstrasikan penggunaan peralatan pengolahan limbah ternak yang dirancang untuk membantu proses produksi pupuk organik secara lebih efektif dan efisien. Peralatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi kelompok sekaligus menghasilkan produk yang lebih berkualitas. 

Pada sesi pelatihan, peserta juga memperoleh pendampingan mengenai penerapan sistem informasi sederhana untuk pencatatan produksi, pengelolaan data usaha, serta monitoring hasil pengolahan limbah. Pemanfaatan sistem informasi ini diharapkan dapat membantu kelompok dalam melakukan pengelolaan usaha secara lebih terstruktur dan berbasis data. Selain aspek teknologi, peserta dibekali dengan strategi bisnis digital yang meliputi pengembangan identitas produk, pemasaran melalui media sosial, pemanfaatan marketplace, serta penyusunan strategi promosi digital. Materi ini diberikan agar produk hasil pengolahan limbah ternak dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan pendapatan anggota kelompok. 

Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa konsep SMART-W2V TUMI mengedepankan pendekatan waste to value, yaitu mengubah limbah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi melalui dukungan teknologi dan inovasi digital. Dengan pendekatan tersebut, masyarakat tidak hanya mampu mengurangi dampak pencemaran lingkungan, tetapi juga memperoleh peluang usaha baru yang berkelanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Berbagai diskusi dilakukan terkait permasalahan pengelolaan kandang, pemanfaatan urine ternak sebagai pupuk cair, hingga strategi pemasaran produk pertanian dan peternakan secara digital. Peserta juga diajak untuk melakukan observasi kondisi kandang dan limbah yang dihasilkan sehingga dapat memahami secara langsung proses pengelolaan yang tepat.

Program SMART-W2V TUMI diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi desa berbasis peternakan dan pertanian berkelanjutan. Melalui sinergi antara teknologi tepat guna, sistem informasi, dan strategi bisnis digital, Kelompok Wanita Tani Desa Tumiyang diharapkan mampu menjadi pelopor dalam pengelolaan limbah ternak yang produktif, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. 

Program SMART-W2V TUMI diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain, khususnya dalam mendukung pengembangan ekonomi desa berbasis peternakan dan pertanian berkelanjutan. Melalui sinergi antara teknologi tepat guna, sistem informasi, dan strategi bisnis digital, Kelompok Wanita Tani Desa Tumiyang diharapkan mampu menjadi pelopor dalam pengelolaan limbah ternak yang produktif, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. Kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam menciptakan inovasi yang mampu menjawab tantangan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Menumbuhkan Jiwa Mandiri, Menyongsong Masa Depan bisnis

Melalui kolaborasi antara kurikulum akademik Mata Kuliah Kewirausahaan dan manajemen acara oleh UKM HIPMI PT Telkom Purwokerto, mahasiswa ditantang untuk mengasah kemampuan soft skill penting seperti kerja sama tim (teamwork), kepemimpinan (leadership), negosiasi, pelayanan pelanggan, hingga manajemen keuangan dasar. Dengan suksesnya acara Market Day 4.0 ini, nilai-nilai kemandirian diharapkan melekat kuat di dalam diri setiap mahasiswa, mendorong iklim akademis yang inovatif, serta mempercepat langkah Telkom University Purwokerto dalam mencetak lulusan mandiri yang siap menjadi penggerak ekonomi bangsa melalui jalur wirausaha.

Categories
Berita Event

Wujudkan Visi “Entrepreneurial University”, UKM HIPMI PT Telkom Purwokerto Sukses Gelar Market Day 4.0

PURWOKERTO – Sebagai langkah nyata dalam mendukung visi kampus sebagai pencetak wirausaha masa depan (Entrepreneurial University), Unit Kegiatan Mahasiswa Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (UKM HIPMI PT) Telkom Purwokerto sukses menyelenggarakan gelaran festival kewirausahaan tahunan bertajuk Market Day 4.0 – Impactful & Sustainability Enterpreneurship. Acara ini dilaksanakan dengan meriah pada hari Rabu, 2 Juni 2026, bertempat di parkiran gedung DSP.

Bukan sekadar ajang pameran biasa, Market Day 4.0 merupakan wadah implementasi praktis sekaligus menjadi salah satu syarat utama kelulusan dalam mata kuliah wajib universitas, yaitu Kewirausahaan (KWU). Berdasarkan landasan akademik kampus, Mata Kuliah Kewirausahaan diwajibkan untuk membekali seluruh mahasiswa dengan nilai-nilai kemandirian yang fundamental. Melalui momentum ini, nilai kemandirian tersebut ditanamkan secara mendalam agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori di dalam kelas, melainkan juga mampu membaca peluang, mengelola risiko, dan mengeksekusi ide bisnis mereka di pasar riil.

“Mata Kuliah Kewirausahaan merupakan Mata Kuliah Wajib yang membekali mahasiswanya dengan nilai kemandirian. Nilai-nilai ini diharapkan tertanam dalam diri mahasiswa sehingga mendukung Telkom University Purwokerto dalam mewujudkan visinya sebagai Entrepreneurial University.”


Keseruan & Ragam Aktivitas Unggulan di Market Day 4.0

Acara Market Day 4.0 tahun ini dikonseptualisasikan secara modern dan interaktif dengan menghadirkan beragam zona aktivitas menarik yang berhasil memikat antusiasme ratusan pengunjung. Berikut adalah beberapa daya tarik pada rangkaian acara Market Day 4.0:

  1. Produk Unik & Kreatif: Pameran produk inovatif non-kuliner hasil karya orisinal mahasiswa yang menggabungkan aspek fungsionalitas, kreativitas, dan solusi teknologi tepat guna.

  2. Kuliner Kekinian: Surganya bagi para pencinta komoditas kuliner dengan hadirnya stan jajanan dan minuman hitz yang mengedepankan keunikan rasa (fusion food) serta visual kemasan yang menarik perhatian pasar generasi muda.

  3. Talkshow Inspiratif: Sesi diskusi interaktif yang menghadirkan praktisi bisnis berpengalaman untuk membagikan wawasan (insight), strategi bertahan di era digital, serta tips menumbuhkan mentalitas entrepreneur yang tangguh bagi pemula.

  4. Games Seru: Berbagai mini-games interaktif yang tersebar di area acara untuk mencairkan suasana sekaligus memberikan hiburan edukatif bagi para pengunjung.

  5. Spot Foto Aesthetic: Instalasi visual dekoratif yang ramah media sosial (Instagramable), memfasilitasi pengunjung untuk mengabadikan momen sekaligus mendorong promosi organik secara digital.

  6. Doorprize Menarik: Apresiasi bagi pengunjung yang aktif berpartisipasi dan bertransaksi di stan-stan mahasiswa berupa pembagian hadiah kejutan di penghujung acara.

Menumbuhkan Jiwa Mandiri, Menyongsong Masa Depan bisnis

Melalui kolaborasi antara kurikulum akademik Mata Kuliah Kewirausahaan dan manajemen acara oleh UKM HIPMI PT Telkom Purwokerto, mahasiswa ditantang untuk mengasah kemampuan soft skill penting seperti kerja sama tim (teamwork), kepemimpinan (leadership), negosiasi, pelayanan pelanggan, hingga manajemen keuangan dasar. Dengan suksesnya acara Market Day 4.0 ini, nilai-nilai kemandirian diharapkan melekat kuat di dalam diri setiap mahasiswa, mendorong iklim akademis yang inovatif, serta mempercepat langkah Telkom University Purwokerto dalam mencetak lulusan mandiri yang siap menjadi penggerak ekonomi bangsa melalui jalur wirausaha.

Program Studi S1 Bisnis Digital Telkom
University Purwokerto

Jam Kerja dan Lokasi​

Copyright ©2026. All Rights Reserved By Telkom University

Secret Link